Minggu, 24 Januari 2010

'''David DS Lumoindong''', adalah seorang yang dilahirkan di Manado, tinggal di kota ini dan sejak usia 19 tahun telah dipanggil untuk menjadi penginjil. Ia adalah salah satu tokoh Interdenominasi yang memiliki Visi pemulihan bangsa dibutuhkan politikus yang takut akan Tuhan. Ia juga mendirikan (JGK) Jaringan Global Kristen Persekutuan Lembaga-lembaga pelayanan Kristen Indonesia. Selain seorang pendeta, ia juga seorang Politikus, sejarawan, geneology, dan Penulis. Perhatiannya terhadap sejarah daerah membuatnya mendirikan InfoKom Minahasa.
Ia dikenal sebagai penggerak kerjasama gerakan Karismatik, Persekutuan Doa. Sebagai pendeta, ia memiliki pengetahuan di bidang [[seni budaya daerah]] dan [[sejarah daerah sulawesi utara. Ia telah menulis buku sejarah sastra sulawesi utara.


Perhatiannya terhadap persatuan dan kerjasama antar gereja membuatnya mendirikan (JGK) Jaringan Global Kristen. Ia dikenal sebagai penggerak gerakan kerjasama antar Yayasan dan persekutuan doa. Dengan semangat berkobar ia menggerakkan lembaga pelayanan dan persekutuan doa untuk bekerja sama pada tahun 2001.

David DS Lumoindong yang melihat krisis kepercayaan masyarakat terhadap para politikus ketika itu "korup" tidak serius memperjuangkan kesejahteraan masyarakat, maka Ia mendukung perjuangan [[Partai damai Sejahtera di Sulawesi Utara]]. Sekalipun saat itu banyak pendeta tidak setuju tapi ia tetap berjuang hingga lolosnya PDS di SULUT, bersama beberapa aktifis diantaranya Pdt.Sibert Maki (Ketua PDS SULUT pertama), Ralfi Manopo (Ketua PDS Minahasa), Pdt.Nania ketiganya menjadi anggota DPRD juga teman-temannya lain diantaranya Indra Lumempow (Ketua PDS Bitung), Stela Sukardji. Sehingga akhirnya PDS Lolos dengan 13 anggota DPR RI. Ia dikenal sebagai pengritik keras terhadap politikus yang melakukan pemalsuan. Sikapnya yang keras tidak kompromi, Ia seorang yang tidak komproni dengan penyimpangan sekalipun oleh sesama pengurus. Itu sebabnya saat teman-teman pengurus PDS yang menjadi anggota DPRD Manado kemudian memalsukan tanda tangannya maka Ia menolak untuk kompromi, menolak sogokkan uang mereka untuk mencabut kasus pemalsuan yang dilakukan anggota DPRD tersebut. Ia kemudian keluar dari PDS, menolak mendukung PDS dalam PILKADA karena dianggap pimpinan PDS kompromi dengan pelanggaran aturan partai yang dialakukan anggota, menolak saat ditawarkan menjadi pimpinan partai jika mencabut kasus pemalsuan tanda tangan tersebut dari polda sulut, karena dianggap tidak sesuai nuraninya yang mengharapkan partai tersebut dapat membawa perubahan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Saat pemilu 2009 ia tidak mau bergabung dengan PDS, tetapi bergabung dengan partai nasionalis yang memiliki visi bagi kesejahteraan masyarakat.

Pendiri Perkumpulan Lumoindong, penulis peneliti sejarah [[Minahasa]], [[Sulawesi Utara]] dan Silsilah Lumoindong dan marga-marga lainnya dari Minahasa. Pendiri dan Ketua yayasan Missi Sejahtera.
Tokoh muda Kristen yang (lahir di Manado, Sulawesi Utara, 1 Juli 1972 – adalah seorang [[rohaniawan Minahasa]] dari [[Sulawesi Utara]], Indonesia.

== Latar belakang ==
David DS Lumoindong lahir pada 1972 di Manado, provinsi Sulawesi Utara, RI. Ayahnya Asal Minahasa Sonder dan ibunya Ratahan, Minahasa Tenggara kemudian ia beristri Naomi Mamangkey dari Kakas Tondano Minahasa. Pada usia sembilan belas tahun, ayahnya meninggal. Sedangkan ia dan ketiga saudara lelakinya berdiam di Manado. Adik adiknya [[Revielviano O Lumoindong|Revi, Trivijaya E Lumoindong|Jay, dan Vigielia OC Lumoindong Oral; Dia sendiri di antaranya menjadi pendeta Kristen, dan seorang adiknya (Jaya). Pada usia 19 tahun, ia menyatakan tekad untuk mengabdi pada Kristus setelah mengalami mujizat Tuhan menyatakan kehadiranNya. Ayahnya meninggal 2 kali dan bangkit juga dua kali setelah didoakannya bersama ibu, hidup beberapa bulan kemudian dimulutnya saat ia menyerahkan ayahnya pada Tuhan maka ayahnya menghembuskan nafas untuk mati ketiga kalinya.

Putra dari almarhum [[Paulus Lumoindong]] hamba Tuhan yang dipakai Tuhan sebagai tokoh gereja, yang dikenal dengan sebutan: “Si Alkitab berjalan” karena kemampuannya menyebutkan dengan mata tertutup satu pasal kata demi kata tepat seperti isi kitab, diantaranya Mazmur 119, bahkan dalam berbagai ejaan dan terjemahan.

== Pranala luar ==
* {{id}} [http://lumoindongd.blogspot.com]
* [http://lumoindongfamily.blogspot.com/2009_12_01_archive.html/ Paulus Lumoindong]
* [http://www.pondokrenungan.com/isi.php?table=issi&id=1167]
* [http://yosuasimatupang.wordpress.com/Yosua Simatupang's Blog]
* [http://wikimapia.org/14618529/Lumoindong-Land]
* [http://www.lumoindonginter.blogspot.com/2009/11/lumoindong.html


{{indo-bio-stub}}

{{DEFAULTSORT:Lumoindong, David DS}}

[[Kategori:Penulis Sejarah Daerah Indonesia]]
[[Kategori:Tokoh Kristen Indonesia]]
[[Kategori:Tokoh Agama Kristen Indonesia]]
[[Kategori:Tokoh Politik Kristen Manado]]

Pelayanan kasih JEMAAT PENTAKOSTA INDONESIA

Pelayanan kasih JEMAAT PENTAKOSTA INDONESIA Pelayanan yang memberi perhatian terhadap kebutuhan jasmani umat. Karena gereja adalah orangnya bukan bangunan, maka yang terlebih penting adalah pembangunan manusianya, jika jemaat secara jasmani kebutuhan pokoknya terpenuhi maka ia akan lebih banyak waktu disediakan bagi hal rohani dibandingkan yang sangat kekurangan. Khotbah Yahshua (Jesus) pada lima ribu pria dewasa selama beberapa hari, setelah melihat umat membutuhkan makanan, maka ia memberi penegasan pada para rasul (pemimpin gereja) katanya : "Kamu HARUS memberi mereka MAKAN" hal ini bukan hanya rohaniah tetapi secara ril Ia wujudkan dengan pengadaan makanan roti jasmani. Yahshua memberi contoh dan Ia sebagai guru yang mengajarkan kebenaran sebagai doktrin gereja yang seharusnya diterapkan dalam gereja. Hal ini juga ternyata terus dipraktekkan para rasul dalam gereja yang dipimpin mereka, hal ini dapat dilihat pada kisah para rasul, dikatakan "jemaat tidak seorangpun berkurangan" bahkan selanjutnya disebutkan karena perhatian hal kebutuhan jasmani menjadi bagian tugas gereja maka diangkatlah 7 diaken untuk menangani khusus hal ini. Pelayanan sosial menjadi tanggung jawab gereja, bukan hanya dikerjakan setahun sekali tapi menjadi salah satu tugas utama. Pelayanan perawatan orang sakit, penyediaan sembako, pakaian, rumah bahkan pekerjaan jemaat seharusnya gereja dapat memberikan solusi. Hal ini yang menjadi dasar dan praktek pelayanan Jemaat Pentakosta Indonesia dalam melayani umat. Selamat berjuang para pahlawan Yahweh. Weshalom Cohen JPI